RESENSI BUKU “SEBUAH USAHA MELUPAKAN” – BOY CANDRA


1. Identitas buku

Judul buku   :Sebuah Usaha Melupakan
Nama pengarang :Boy Candra
Nama penerbit  :Mediakita
Kota Penerbit :Jakarta Selatan
Ketebalan buku :307 halaman
Tahun terbit   :Kesembilan
Tebal buku   :2017
Jenis buku  :Kumpulan Cerita
ISBN    :978 – 979 – 794 – 520 – 6

2. Ikhtisar buku

Sinopsis :

Setelah hari hari yang sedih berlalu. Bulan bulan pahit memulihkan diriku. Aku menyadari satu hal ; yang bukan untukku, sekeras apapu kupaksakan, tetap saja tak akan menjadi milikku. Yang kuperjuangkan sekuat usahaku, jika kau tak memperjuangkan sepenuh hatimu, tetap saja kita akan berlalu.

Hidup terlalu pendek untuk dihabiskan dengan kesedihan berkepanjangan. Aku belajar menerima diri ; bahwa aku memang bukan orang yang kau inginkan . kelak, suatu hari nanti kau juga harus belajar menyadari. Bahwa kau sudah kulupakan dan bukan orangyang penting kemudian.

3. Kelebihan Buku :

Buku milik boy candra selalu berjejer di toko toko buku terkenal. Jadi bisa dipastikan tidak ada yang tidak mengetahui bukunya. Quotes nya banyak di sebar luaskan di akun akun media sosial, instagram. Tumblr, facebook , twitter juga yang lainya. Karya nya sudah dikenal di berbagai kalangn muda mudi. Salah satu karya nmya yang sedang populer belakangan ini ialah buku “Sebuah Usaha Melupakan”. Buku ini ketika penulis membelinya dan baru saja meresensi ialsh buku cetakan yang ke sembilan.

Setelah tahun 2016, penerbit mediakita telah menerbitkan buku tersebut hingga cetakan yang kedelapan. Pada tahun 2017 ini novel tersebut kembali dengan cetakannya yang ke sembilan. Buku buku boy candra banyak di kagumi oleh kawula muda saat ini, karena penuli tersebut seperti merasakan apa yang tengah dirasakan oleh pembacanya. Dan mampu membakar emosi pembacinya. Dan tak jarang pembacanya dibuat tertawa tawa sendiri, dan juga menangis. Karena apa yang disampaikan oleh boy candra seolah olah adalah suara suara pembacanya yang berhasil di tumpah an dalam buku bukunya.

4. Kekurangan buku :

Bagi yang tidak terlalu menyukai genre buku yang mellow, mungkin akan kurang suka dengan hasil karya karyanya. Karena cerita nya yang itu itu saja. Buku tersebut memperlihatkan kejelasan seseorang yang galau, penuh sindiran, dan layaknya membaca buku harian seseorang yang meratapi nasibnya karena ditinggalkan cinta.


Komentar